Man, this is 20 not 17!!

“Alarm reminder handphone bunyi tepat pukul 12 malam. Dan gue gak sendirian. Ini jauh dari pikiran gue beberapa bulan kemarin saat membayangkan ulang tahu gue yang bakal lonely. Ternyata enggak. Tuhan terlalu baik semalam..”

Kemarin, Bang Irvan pulang dari Jakarta. Yoi, dia pemimpin Youth gereja gue di Malang. Seperti biasanya, kita menggelar rapat plus-plus (plus-plusnya ini yang enak hehe). Selesai ibadah sore di MEN ARMED, kita cuss ke my Kopi-O!, restoran baru di kawasan MX dan Matos. Tempat, makanan dan pelayanannya not bad lah. Harganya gak usah ditanya deh, bukan ranah dompet mahasiswa. Seperti biasanya, abang kita satu ini yang ngebayarin. Perut kenyang dan hidup pun bahagia. *elus perut*

Kita makan dan lanjut juga dengan rapat evaluasi (habis-habisan) buat Youth kami ini, oh bukan! Ini komunitas milik Tuhan, bukan kami.

Sedihnya, salah satu dari teman kami, Alvan, dapet kabar buruk kalau adiknya kecelakaan. Alhasil, pikiran kami pun kurang fokus dan memimilih melanjutkan rapat kami di Awesome Footwear sedangkan Alvan pulang. Wih! Pertama kalinya nih gue main ke tempatnya Kak Bram. Nice place, really!

Rapatpun kami lanjutkan (dengan keadaan perut begah).

*bunyi lagu OneRepublic – Missing Persons 1 & 2*

Gue cuma mikir, alarm apaan ya yang gue pasang. Pas gue buka, ada tulisan “ultah gw 20”. Gue ketawa langsung. Anak-anak mulai nanya, “Apaan, Fan?” Gue cuma geleng-geleng sambil senyum terkulum. Gue cuma bilang, “Enggaaaa..”

Tiba-tiba, Kak Fandy ngomong, “Fany, kamu ultah!” Dan tahu yang terjadi selanjutnya? Satu ruangan ngakak, ketawa-tawa bahagia. Mereka ngerasa lucu dengan kelakuan gue yang ngasih alarm buat ultah gue sendiri. Hahaha. Does it seem weird? Kita ketawa lama banget sampe perut gue sakit. Anak-anak sibuk nyari lilin sama korek. Ya, tidak lupa mereka menyalami gue dulu. I was happy, dude! A lot..

*suasana hening*

Bang Irvan mimpin doa buat gue. Doanya panjang banget dan isi doanya emang sesuai sama pergumulan yang sering gue ceritain ke dia. Dia emang salah satu abang kesayangan sejuta umat. Dia juga salah satu orang yang paling gue percaya.

Dan.. Gak perlu ada lilin dan korek, kue, ataupun lagu “Happy Birthday” yang umum itu. Malam itu gue gak sendiri. Malam itu gue punya “keluarga” baru. Mereka dengan segala kekurangan dan kelebihannya tapi gue tetap bersyukur..

Man, this is 20 not 17!! It’s more than that..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s