Mari Meledak

Diiringi lagu-lagu OneRepublic, mari kita meledak hari ini. Banyak kata yang tersembunyi dan sia-sianya waktu untuk hal yang tidak berguna perlahan mulai membuat saya ingin meledak. Dengan segala prahara yang terjadi, kesedihan yang tidak terselami, saya benar-benar ingin meledak. Semua kejadian selama hampir 2 minggu ini dan segala komentar-komentar sok tau yang terlontar dari berbagai mulut. Hmm.. rasanya ingin meledak. Benar-benar meledak tapi harus saya tahan karena tahu batas dan tahu diri.

Entah karena apa, tapi saya ingin sekali meledak. Iya! Seperti bom yang meledakkan dan melukai banyak orang. Kali ini rasanya ingin seperti itu tapi kembali lagi dengan alasan yang terakhir, saya tahu diri dan saya harus menahannya. Sesudah tawa selalu ada air mata tapi selalu ada yang menganggap remeh itu semua terutama dari orang yang merasa paling tahu dan paling mengerti kita. Kalau begitu mari kita meledak saja. Saya bungkam tapi masih ingin meledak dan melukai lebih banyak orang sok tahu. Ah, mungkin juga karena hari ini saya kurang berbicara jadi kurang pelampiasan dan ingin meledak.

Tawa remeh, ejek rendah dan rasa sok tahu, pergilah karena saya ingin sekali meledak hari ini saja.

 

You might be close to me but you don’t even know what I’ve been through.Β The more you think you see, the less you’ll actually notice.

 

Before you speak up better you think first or let me bomb your mouth :*

Iklan

2 respons untuk β€˜Mari Meledak’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s