Random #1

Ramai bukan berarti ada.
Sepi bukan berarti tiada.
Ramai bukan berarti berisik.
Sepiku pun bukan berarti damai.
Ramaimu bukan berarti ramaiku.
Sepiku bukan berarti sepimu.
Jalanmu bukan berarti jalanku dan jalanku bukan berarti jalanmu.

Biolamu yang menyiratkan perih tidak selamanya milikmu. Aku bisa bilang itu semua semu. Riang drumku juga bukan selamanya milikku. Kamu juga bisa bilang itu semua semu.
Jejak dan bayangku dalam benakmu akan tergantikan dengan jejak dan bayangan yang lain.
Jejak dan bayangkupun pernah menggantikan jejak dan bayang orang lain. di tempat yang sama, dalam benakmu.
Kalau semua itu semu, kenapa hadirnya masih saja dirindukan? Kalau semuanya akan menghilang, kenapa hilangnya masih disesali?
Kalau memang disesalkan, kenapa tidak minta kembali padahal kamupun akan menyesal atas alasan yang sama?
Sepi, ramai, rindu, sesal. Semua yang tidak pasti hadirnya tapi menjadi candu dalam doamu. Selamat menyandu dalam benakmu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s