Pergi

“Sebentar aku ingin pergi.”

“Kemana?”

“Hanya ingin berlibur. Hanya sebentar.”

“Tapi, kapan kamu kembali?”

“Tidak lama. Aku pergi hanya sebentar. Kamu sabar ya.”

“Iya, aku akan sangat sabar menunggu sampai kamu pulang..”

 

Dan ia tidak pernah kembali. Ia berlibur sangat lama sampai dia lupa akan rumahnya. Tempat yang dia tuju ternyata lebih indah dari rumahnya.

Disini, kami merindukannya. Perih dan sedih.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s